Tampilkan postingan dengan label true story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label true story. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Februari 2014

Cinta adalah sebuah pembelajaran.

Haii.......
Long time no write in this blog..
Hmm kali ini gue bakal ngebahas soal “cinta adalah sebuah pembelajaran”. Dan untuk kesekian kalinya gue (masih) gagal soal cinta-cintaan.
Oke gue tau lo semua pasti punya pasangan,ada yang baru putus mungkin,ada yang lagi pendekatan,ada yang lagi nunggu kepastian gebetan,atau ada juga yang lagi pengen sendirian (atau biasa disebut jomblo).
Lo semua udah pernah ngerasain dibahagiain,di bikin kesel,kecewa,dan sebagainya kan. Nah berarti lo udah mesti ngerti kalo cinta itu adalah sebuah pembelajaran. Dimana lo harus selalu belajar soal gimana caranya lo ngejalanin suatu hubungan yang didasari oleh cinta. Lo harus belajar caranya buat ngebahagiain pasangan lo,belajar gimana caranya lo ngendaliin diri,caranya lo buat memperbaiki keadaan,dan semuanya butuh proses pembelajaran.
Yang sakit adalah ketika lo udah belajar ngendaliin diri,belajar untuk mencintai dengan tulus,tapi semuanya sia-sia. Yang hasilnya lo malah di kecewain sama pasangan lo sendiri. Dan gue tau itu sakit banget. Gue sendiri pun pernah ngerasain nya. Tapi balik lagi ke diri kita masing-masing. Untuk apa kita terpuruk.
Kita nerima cinta seseorang itu tandanya kita berani untuk sakit. Kita harus berani nerima resiko yang akan terjadi kedepannya. Ada salah satu temen gue yang bilang : “alesan orang tua kita ga ngebolehin kita pacaran adalah dia gamau anaknya di sakitin sama orang lain,sedangkan orangtua kita pun jarang menyakiti hati kita”. Nah itu ada benernya juga.
Tapi yaudah,itu udah resiko. Udah hukum alam juga mungkin. Cinta itu di ibaratkan kaya matematika. Mau gamau lo harus belajar cara-caranya dari awal. Pas lo dikasih soal sulit,dan lo harus ngerjain soal itu,lo pasti mikir kan gimana caranya,nah karna lo udah belajar,lo pasti ketemu jalan keluarnya. Kalau pun akhirnya lo salah atau gagal,itu resiko. Mungkin lo kurang teliti,atau emang cara lo yang salah.
Nah sama kaya cinta. Awalnya lo juga mikir kan gimana caranya buat dapetin hati pasangan lo,nembak dia,jadiin dia pacar lo,ngertiin pacar lo,dan sebagainya. Nah,pas lo punya masalah,pasti lo juga mikir kan gimana caranya lo nyelesaiin masalah itu. Karena lo udah belajar,pasti lo tau cara nyelesaiin itu semua. Tapi kalo lo gagal.....hmm lo bakal sadar kalo lo harus belajar lagiJ
So,jangan pernah berhenti untuk belajar dalam segala hal.

Selasa, 31 Desember 2013

cinta?bullshit.

Cinta?5 kata yang susah di definisikan.5kata yang dapat merubah orang menjadi berbeda. 5 kata yang dapat mengubah semuanya.
Banyak orang yang terbuai dengan cinta. indah mungkin. memang harus di akui cinta itu mudah membuat mabuk,mudah membuat kita tertawa,namun mudah juga membuat kita gila.
Bahagia itu sederhana. bahagia itu dimana kita dicintai oleh orang yang mencintai kita. Namun mengapa semua harus berawal dari kata-kata bullshit yang awalnya manis,namun harus pahit di akhirnya?

Beribu kali saya gagal dengan urusan cinta. yaa karena awalnya saya hanya terbuai dengan omongan manisnya saja. sampai akhirnya saya harus terperangkap dalam rasa sayang saya yang amat mendalam. tragis mungkin. berat bagi saya untuk melepas orang yang saya sayang itu. namun saya sadar,saya tidak boleh menahan semuanya terus. untuk apa saya memiliki pasangan tapi kalo saya selalu merasa sendirian. 
Yahh..semua yang terjadi biarlah berjalan dengan baik J
Namun dengan kegagalan saya itu,saya mulai tahu kalo cinta itu memang tidak bisa dipaksakan. cinta itu bullshit. bukannya saya tidak mempercayai cinta lagi,tapi itulah kenyataannya.
justru kalo kata penulis novel best seller "RADITYA DIKA", cinta itu bisa kadaluarsa.dimana pasti ada tanggal kadaluarsanya. dimana setiap orang bisa berada dalam titik jenuh mereka.
Biarlah itu semua menjadi kenangan yang pahit namun indah yang pernah ada di dalam bagian dari hidup saya.
Jadikan semuanya sebagai pelajaran untuk saya dan untuk para pembaca. tapi jangan takut,cinta memang bullshit. namun banyak berbagai manusia di muka bumi ini yang tentunya berbeda-beda.
So,biar kalian yang menilai pasangan kalian,apakah dia tulus?atau mungkin cintanya hanya bullshit J

Selasa, 25 Juni 2013

....

Aku fikir kamu berbeda dengan yang lainnya. Ternyata kamu sama saja…

Aku kira kamu akan menerima aku apa adanya tanpa kamu melihat seperti apa diriku. Ternyata penilaianku salah. Awalnya mungkin memang manis untukku. Sikapmu yang membuat aku nyaman dan memutuskan menerimamu ternyata salah.

Kini kamu berubah. Mungkin kamu mulai jenuh dengan diriku. Sikapmu yang dulunya selalu mengerti aku,selalu ada untukku,kini berubah menjadi sikap yang cuek,dan mungkin tidak perduli lagi denganku.

Kamu juga memintaku agar aku merubah diriku. Kalau kamu memang benar-benar tulus denganku mengapa kamu tidak bisa menerimaku apa adanya?

Mana janji kamu waktu itu?kalo aku memiliki mesin waktu. Aku akan memutar saat-saat kamu meminta aku untuk menjadi pacarmu. Dan tentunya aku akan mempertimbangkan permintaanmu dengan sebaik-baiknya.

Aku bukannya menyesal telah menjadi pacarmu sekarang. Tapi lebih tepatnya aku kecewa dengan sikapmu yang kini berubah.

Apakah ada pihak ketiga? Atau mungkin kamu sudah benar-benar jenuh denganku?

Saat itu kamu pernah meminta kita untuk mengakhiri hubungan ini. Maksudmu memang mungkin baik untuk diriku. Tapi aku memaksa untuk kita mempertahankan hubungan ini.
Dan mungkin sikapku salah. Kamu semakin berubah. Sikapmu yang lebih cuek dari hari kemarin kini tampak lebih cuek. Apakah kita harus benar-benar berpisah? Entahlah.


Mungkin sampai aku benar-benar bisa melepasmu perlahan…

Sabtu, 04 Mei 2013

Sendiri.

Memilih sendiri untuk saat ini bukan berarti kamu tidak laku atau semacamnya. Tetapi kamu sedang mempersiapkan sesuatu kedepannya yang akan kamu jalankan. cantik? bukan acuan pertama yang akan dinilai dan dipandang oleh seluruh pria. mereka akan memilih wanita yang baik tentunya juga dengan hati yang baik. cantik?dengan uang juga akan bisa terpenuhi. tapi kebaikan hati,belum tentu banyak wantia memlikinya.
So,untuk kamu yang membaca ini,tidak perlu takut untuk mendapat pasangan atau memilih sendiri untuk saat ini. itu semua tandanya kamu sedang mempersiapkan sesuatu untuk kedepannya :)

Kamis, 28 Februari 2013

Fake smile&keep strong!

Aku seorang gadis yang memilliki senyum palsu saat aku berada di depan teman-temanku.
Saat itu aku memiliki seorang kekasih yang awalnya aku tidak terlalu mencintainya. karena aku masih mencintai yang lain. tapi lama kelamaan aku belajar untuk mencintai dia. setelah aku mulai hanyut dengan hubungan ini,kini hatiku pun seutuhnya untuk dia. 
Dulu dia selalu membuatku tersenyum. tapi setelah beberapa hari,kini sikapnya berubah. dia mempunyai seorang sahabat perempuan. mereka memang akrab. aku pun selalu berfikiran positif. aku selalu mengerti kedekatan mereka. dia pun selalu mencoba meyakinkan kalau dia hanyalah sekedar bersahabat. aku pun mempercayainya.
Hari demi hari kita lewati dengan sikapnya yang mulai berubah. aku awalnya mencoba mengerti dia. mengerti terus...terus..dan terus. namun aku lelah. sampai kapan aku bisa bertahan dengan keadaan ini yang harus terus mengerti dia yang jelas-jelas kini tidak bisa mengerti diriku. kini dia sering marah karena masalah yang sepele,dia juga pernah membuatku malu di depan teman-temanku,sikapnya yang membuatku lama-lama jenuh dengannya. tapi aku tidak memperdulikan itu.
Aku selalu mencoba untuk mempertahankan hubungan ini. menahan setiap perlakuan dia yang kadang membuatku sakit. kadang aku merasa,aku yang menjadi sosok lelaki untuknya. karena sikapnya dia yang lama kelamaan yang ingin hanya dimengerti. teman-temanku memintaku untuk menyudahinya. tapi aku tidak ingin itu. aku masih benar-benar menyayanginya walau aku yang setiap saat dia sakiti.
Malam itu aku mencoba menyimpulkan keputusan. aku pun membulatkan tekad. mungkin aku harus menyudahi hubungan ini.
Untuk apa aku mempertahankan hubungan ini jika dia pun tidak meyakinkan aku untuk melanjutkan hubungan ini.
Aku lelah...lelah yang setiap saat mengerti kamu.
Aku sakit..sakit dengan sikap kamu yang kini berubah.
Aku capek..capek yang harus berpura-pura tegar tapi hatiku rapuh.
Respon kamu juga menyakitkan untukku saat aku meminta untuk mengakhiri hubungan ini.
Rapuh hati ini...sakit...
Menghapusmu dari hidupku mungkin belum ku lakukan untuk saat ini.

Rasa sakit ini lebih bertambah saat aku mengetahui kalau ternyata selama ini kamu mencintai sahabatmu itu. hfftt..tarikan nafas yang berat dan sakit yang tertimbun dihati membuat hatiku hancur. rasa kecewa mengalir dihatiku. tapi aku selalu mencoba menutupi itu semua dengan kecerian bersama teman-temanku.
Aku mencoba tetap menjaga hubungan yang baik sebagai seorang mantan kekasih. setiap hari aku selalu mendengarkan curhatanmu dengan sahabatmu itu,dan aku mencoba ikut bahagia walaupun sangat menyakitkan.
Tahukah kamu? tahukah kalau hatiku telah hancur?
Tahukah kamu? kalau aku sakit mendengar curhatanmu?
Tahukah kamu? kalau aku selalu berusaha tegar di depan semuanya?
Apa kamu mengetahui itu? tentu tidak.
Kedekatanmu dengan sahabatmu itu selalu aku perhatikan. tapi aku mencoba tetap kuat:")
Kini aku selalu berfikir yang terbaik untukku. mungkin lama kelamaan aku akan melupakanmu. walau tidak segampang aku membalikkan telapak tanganku.
Untuk apa aku MENCINTAI tanpa DICINTAI?
Untuk apa aku Menangisi orang yang tidak menangisiku?
Dan untuk apa aku MENCITAI KAMU yang jelas-jelas tidak MENCINTAIKU.
Untuk apa aku melakukan itu?
Sampai detik ini aku selalu mencoba menutupi semuanya dengan senyuman yang didalamnya berisi kepedihan dan menunjukkan ketegaran yang didalamnya berisi kekecewaan. 

Sabtu, 16 Februari 2013

Pernah menjadi bagian dari hidupmu.

Kenal denganmu adalah kebahagiaan untukku.
Mencintaimu adalah anugerah untukku.
Memilikimu adalah keinginan dari bagian hidupku.
Menyayangimu adalah hal yang selalu aku lakukan.
Memikirkanmu adalah aktivitas yang sangat sulit untuk aku tunda.

Tapi.....kenapa kamu pergi meninggalkanku? kenapa kamu rela melepasku untuk dirinya. aku tulus,aku tidak ingin membuatmu marah,aku tidak ingin membuatmu kecewa,aku selalu mengerti dirimu,aku selalu setia menunggu kesibukanmu yang kadang membuatku jenuh. aku selalu sabar untukmu. tapi kenapa kamu meninggalkanku secepat ini? apa aku salah dimatamu?
Aku tidak pernah menilai keburukanmu,semua orang bangga denganmu,begitu pun diriku. semua orang selalu kau buat tersenyum dan bangga dengan mu,tapi kenapa engkau jarang menunjukkan itu denganku? kenapa engkau tega menyembunyikanku? kenapa?.....
Aku ingin mempertahankan semua ini. tapi aku tidak bisa menahannya. aku lelah....aku lelah yang hanya bisa menjadi kekasihmu yang selalu mengertimu,tapi kamu tidak bisa mengertiku. kamu  selalu mempunyai waktu untuk mereka. tapi untukku?....tidak. 
Memutuskan hubungan denganmu adalah penyesalan yang tidak bisa aku lupakan sampai sekarang ini.
Melupakanmu..adalah yang terberat untuk aku lakukan.
Meninggalkanmu..adalah hal terbodoh yang sudah aku lakukan.
Membencimu..adalah hal yang mustahil yang aku lakukan.
Tapi satu yang sangat mengganggu hidupku adalah....MENGHAPUS SEMUA MEMORI INDAH DENGANMU.
Berat rasanya...tapi aku selalu berusaha.
Menggantikanmu dari hatiku juga terasa sulit. aku selalu mencoba melupakan dengan cara membuka hatiku dengan kehadiran orang-orang yang juga mencintaiku. tapi aku selalu gagal...
Aku merasa bodoh telah menyia-nyiakan hidupku hanya untuk memikirkanmu yang jelas-jelas belum tentu memikirkanku juga. 
Aku selalu mencoba untuk memperdulikanmu yang jelas-jelas belum tentu memperdulikanku juga.
Kehadiranmu membuatku sakit, kenapa kamu datang seenaknya dan meninggalkan aku secepat ini?
Apakah kamu tidak pernah memikirkan hatiku?
Awal bersamamu memang terasa manis,tapi kenapa kamu tinggalkan luka yang sangat sakit dan aku tidak tau kapan aku bisa sembuh dari luka ini..
Kamu selalu berarti dimataku,kamu selalu indah dihatiku. kamu segalanya untukku..
Satu hal yang aku ingin kamu tahu,kalo aku tidak pernah menyesal,pernah menjadi bagian dari hidupmu walaupun kamu meninggalkan luka yang sangat sakit ini....
TIDAK AKAN PERNAH:")

Jumat, 15 Februari 2013

Jangan sebut aku sebagai pihak ketiga.

Cerita ini terinspirasi dari seseorang..

Aku adalah wanita yang mencintai teman dekat ku yang telah mempunyai kekasih. awalnya kita hanyalah sepasang teman yang selalu bersama. canda,cerita,tawa,kesedihan selalu kita tuangkan setiap harinya. aku memang selalu nyaman jika berada di dekatnya. tapi aku juga sadar kalo dia sudah mempunyai kekasih. aku sadar aku hanyalah temannya saja.
Hari demi hari dia lebih fokus dengan pacarnya itu. aku sadar,aku juga tahu diri kalau aku memang hanya teman. aku juga memaklumi kalau sekarang ini dia pasti lebih ada waktu dengan pacarnya. tapi lama kelamaan aku mulai sepi dengan tidak adanya dia di hari-hariku. aku merasa kalau aku mulai menyukainya. tapi aku berusaha untuk menghapus rasa itu.
Suatu hari dia menghubungiku lagi,dia cerita tentang permasalahan dengan pacarnya. aku pun memberikan saran-sarang yang terbaik untuknya. hari demi hari,kami dekat lagi. dan dia memberikan perhatian lebih untukku. aku mulai mencium getaran-getaran cinta mulai datang menghampiri kita. awalnya aku kesal,mengapa rasa ini harus tumbuh lagi. aku takut untuk jatuh cinta dengannya. karena dia telah mempunyai kekasih.
Sudah 3bulan aku menjalin sebuah hubungan yang tidak diketahui oleh siapapun. meskipun aku juga tidak tau apakah aku pantas menyebutnya kalau dia itu adalah kekasihku? 
ya....kami hanyalah dua insan yang ternyata juga sama-sama menyukai satu sama lain. tapi dia masih belum siap untuk meninggalkan pacarnya.
Dia pernah bilang kepadaku,kalau dia juga menyayangiku. tapi aku ingin bukti. aku tidak mau digantung dan disembunyikan seperti ini.
Aku lelah...aku selalu ingin mengakhiri semuanya,tapi aku selalu gagal. aku selalu berfikiran untuk meninggalkannya,tapi dia selalu datang kepadaku. aku selalu bilang kepadanya 'apakah kamu tidak ingin meninggalkan dia?' tapi dia selalu menjawab 'aku akan memutuskannya,tapi entah kapan aku bisa melakukannya' 
Mugkin memang sangat sulit untuknya karena mereka telah menjalani hubungan selama 1 tahun lebih. sedangkan aku...aku hanyalah teman yang sekarang menjadi kekasih gelapnya saja. motivasi,saran,semuanya telah aku dengar dari teman-teman ku. tapi aku masih susah untuk meninggalkan dia. aku telah terlanjur mrncintainya. kapan dia bisa resmi menjadi milikku? aku benar-benar kesal. mengapa dia datang di kehidupanku seenaknya dan tidak mempertanggung jawabkan perasaanku sekarang. 
Temanku selalu bilang untuk meninggalannya,mereka juga bilang 'jika semua rahasia terbesarmu terbongkar oleh pacarnya,kamu akan disebuat pihak ketiga yang menghancurkan hubungan mereka'
Kata-kata itu selalu berada di benakku. Aku tidak ingin disebut sebagai PIHAK KETIGA. aku tidak ingin..
Tapi bagaimana,apa yang harus aku lakukan? mencoba melupakannya adalah hal yang terberat untukku.
Tolong jangan jadikan aku pihak ketiga. jangan gantungkan aku. 'aku perlu kepastian darimu' kata-kata itu pernah aku ucapkan kepadanya. tapi dia selalu mempunyai jawaban yang pada akhirnya aku harus mengerti dia. samapi sekarang aku masih terjebak dengan drama kehidupan yang tidak pernah aku ketahui sampai dimana endingnya....

Gagal move on

Sebenernya ini agak gokil sih..
Saya suka ngerasa kalo saya gagal move on dengan mantan saya yang satu ini. rasa sayang yang sangat pekat udah menjalar sampai detik ini. untuk mencari pengganti sperti dia sangat sulit untuk saya. dia mungkin memang tidak sempurna,tapi hati,pikiran,dan hidup saya dialah segalanya. mungkin memang belum saatnya saya menemukan penggantinya,tapi saya selalu berusaha untuk melupakannya dan move on. tapi ujung-unjungnya saya selalu gagal:"
Membuka hati untuk yang baru memang sulit. apalagi setiap bertemu dengannya. bertegur sapa kadang membuat saya menjadi teringat lagi. tapi setiap saya berusaha untuk focus dan melupakn dia,saya merasa dihidup saya terasa sepi. saya rindu dia,kasih sayangnya,perhatiannya,ketegasannya,kelembutannya...
Hfftt..saya masih bersyukur saya mempunyai sahabat-sahabat yang saya sayangi, mereka selalu menghibur saya. dengan mereka,semua beban kadang bisa terlupakan walau hanya sekejap.
Saya benci ketika saya harus kembali sendirian, saya selalu teringat-teringat masa lalu. saya kadang lelah harus mengingatnya,tapi saya juga rindu. saya benci kenapa saya dulu harus mengakhirinya dengan cepat. saya benci kenapa saya harus berfikiran dengan bodoh karena saya juga harus meninggalkannya. saya mungkin terlalu berfikiran negative. tapi apapun yang saya lakukan,saya yakin itu semua yang terbaik untuk saya.
Untuk saat ini saya masih belajar untuk melupakan,dan mencoba untuk focus agar tidak memikirkan lagi,walau saya tau itu semua aka sulit. tapi saya akan berusaha :)