Senin, 24 Juni 2013

Aku....

Bangun di pagi hari dengan wajah yang pucat pasi membuatku sangat takut. ..

Aku selalu menangis di pagi hari. Di sisi lain aku juga senang karena Tuhan masih memperbolehkan aku untuk melihat matahari yang selalu tersenyum memancarkan cahayanya.
Hari-hari kujalani dengan keasingan keadaan sekitar yang mencekam untukku. Kesendirian yang membuatku seperti ini. Sosok lelaki yang belum kutemukan membuat diriku menjadi gila. Bahkan orang di sekitarku menganggap kalau aku sakit. Padahal tidak.

Aku selalu mengurung diri dikamar. Ibuku juga selalu berusaha menghiburku. Beliau selalu menyuruhku bermain dengan teman-temanku. Tapi aku mencoba untuk tidak terlalu dekat dengan teman-temanku. Ya…mereka hanya sekedar orang asing yang kutemui disekolah saja.

Keadaan kamar yang sunyi,alunan musik klasik,cerita yang selalu kucurahkan dalam blogku,beberapa novel fiksi yang selalu aku sukai,dan ketenanganlah yang ku jadikan seperti sahabatku dalam dunia fantasi yang kuciptakan sendiri.
Ibuku juga pernah menyarankan agar aku mencari sosok lelaki agar aku tidak kesepian seperti ini. Tapi aku selalu menolaknya. 
Aku enggan merusak dunia favoriteku jika aku harus bersedih-sedih dengan sosok lelaki yang akan menyakitiku.

Mungkin mereka memang tidak terlalu mengerikan. Mereka juga mungkin bisa menemaniku. Tapi apakah mereka akan selalu disampingku? Akan kah mengerti aku untuk kedepannya?akan kah mereka setia dengan diriku? Belum tentu bukan?

Aku selalu trauma dengan kisah teman-temanku dulu yang selalu disakiti oleh pacar-pacarnya. Dulu aku juga pernah mengalaminya. Yaa mungkin aku terlalu payah untuk melupakan pengalaman pahit dengan sosok lelaki itu. Tapi aku belum bisa membuka hatiku untuk mereka.

Aku mungkin belum siap disakiti lagi. Aku tidak mau menangis-nangis untuk mereka lagi. Cukup sakit. Dan cukup sekali mungkin akan aku rasakan. Awalnya memang terasa amat manis,lama-kelamaan mereka akan berubah menjadi sosok monster yang menyakiti hatiku.

Cukup..aku tidak ingin membayangkan mereka.
Menunggu senja adalah hal yang amat aku sukai. Dalam detik-detik terakhir aku selalu menutup mata dan 1…2…3… aku membuka mata perlahan dan senja pun terlihat.

Indah..teduh..tenang. Senja yang selalu berwarna merah,sangat sulit untuk kujadikan biru. Dan mungkin tidak akan menjadi biru. Dunia fantasiku akan tetap menjadi favorite dalam hidupku.


Dan kamu….entah kapan aku mulai berani menempatkannya dihatiku.

Gundah

Gundah…inilah yang aku rasakan sekarang. 
Sikapmu yang terkadang membuatku berfikir kalau kamu akan meninggalkanku. Aku kadang takut harus merasa kesepian lagi. Aku takut merasa sendirian. Karena aku tidak siap dengan itu semua.

Kamu yang selalu membuatku bingung. Kini kamu mulai terlihat berbeda. Kamu bukan yang dulu lagi. Dulu kamu selalu ingin mengerti aku. Tapi kenapa kini aku yang harus terus-terusan mengerti kamu?

Lelah..itu yang aku rasa sekarang. 
Aku masih rindu padamu,aku masih sayang padamu. Itu alasan aku sampai saat ini masih mempertahankanmu.

Kadang yang membuatku tidak mengerti,mengapa kamu gampang sekali melontarkan kata-kata yang membuat perasaanku sakit. Mengapa kamu segampang itu mengeluarkannya? Apakah kamu tidak memikirkan perasaanku atau apakah kamu sudah tidak memperdulikanku?

Mengapa…..? aku terlalu rapuh untuk menyembunyikan ini semua. Bolehkah aku menangis sebentar? Agar kamu tahu seberapa sayangnya aku kepadamu.

Kadang aku juga benci mengapa diriku selalu saja membuatmu marah?

Maaf…
Kata itulah yang bisa aku lontarkan untukmu. Tapi bisakah kamu merubah keadaan situasi seperti biasa saat aku mengucapkan maaf? Tidak bisa kan?.....


Sampai kapan aku bertahan dalam situasi sengit ini yang ujungnya hanya membuatku sakit? Hmm..entah. Mungkin sampai kamu merubah semuanya seperti semula….

Kamis, 20 Juni 2013

realita

Kadang gue gapernah ngerti apa yang gue rasain saat ini.
Mempertahankan seseorang yang gue sayang,tapi terkadang dia kerjanya cuma nyakitin hati gue mulu.
Gue juga ga ngerti kenapa setiap pasangan selalu mempunyai masalah yang berkaitan dengan 'MANTAN'.
Banyak cewe yang sering ngomong "kamu selingkuh ya? kamu masih sayang ya sama mantan kamu?"
Begitu pun sebaliknya. kadang cowo juga bisa seperti itu.

Kita selalu dituntut untuk setia sama pasangan kita. setelah kita mencoba untuk bener-bener setia,si cowo/cewe malah pergi ninggalin kita. sial-_-
Dari itulah banyak sekali pasangan yang bisa di anggap terlalu berlebihan untuk menjaga pacarnya. Dengan cara sikapnya yang super overprotective atau engga tiap hari kerjanya cuma bisa cemburuan. berantem tiap saat yang pada akhirnya salah satu pihak merasa jenuh dan memutuskan untuk PUTUS.

Nah...si PUTUS ini kadang suka gampang banget dilontarin para remaja buat pacar-pacarnya jaman sekarang. Sebenernya pacar gue juga sih.
Kalian pernah denger kan banyak orang pernah bilang gini 'gue benci perpisahan. kenapa sih harus ada perpisahan?'
Sebenernya dalam suatu hubungan,perpisahan itu adalah dampak yang kita ciptakan sendiri. Mulai dari suatu masalah kecil&karna gengsi satu sama lain untuk minta maaf,akhirnya pasangan itu memutuskan untuk berpisah. Ada lagi..karna pihak orang tua.
Hallo...jangan sekali" kamu libatin orangtua jika kalian belum benar" bisa serius. Jalanin dulu aja. kalo udah waktunya,baru lo kenalin dia ke orang tua lo pelan"&yang pasti lo harus terima konsekuensi kedepannya.

Apa lagi ya....sebenernya masih banyak yang pengen gue jelasin ke kalian. Tapi gue sengaja biar kalian tetep jadi readers setia gue haha B-) see you di blog selanjutnya;)

Jumat, 14 Juni 2013

Goodbye.

Kadang kamu itu terlalu terlihat sebagai sosok yang berlebihan untukku.
Kamu selalu menjagaku dengan hati-hati.
Awalnya aku sangat takut dan enggan untuk mempercayaimu.
Tapi kamu selalu memberikan kenyakinan yang pada akhirnya aku percaya denganmu.

Kamu selalu memberikan motivasi untukku.
Kamu selalu menjadi cahaya yang menuntunku untuk mencapai cita-citaku.
Nasihatmu selalu ku cerna untuk diriku.

Tapi kini telah berubah...
Kamu selalu bilang tidak akan pernah meninggalkanku.
Itu semua memang benar. Omonganmu memang benar.
Kamu memang tidak pernah menduakanku.
Kamu juga tidak pernah menyakitiku.

Tapi kenapa kamu tega meninggalkanku untuk selama-lamanya?
Kenapa kamu tega memberikan kenangan manis ini yang pada akhrinya kamu akan meninggalkan luka yang perih.
Kenapa kamu tidak memberitahuku saat itu?
Kenapa? aku selalu bertanya kepada Tuhan,"Yaa Tuhan...kenapa engkau membawa dia secepat ini?"
Di akhir hidupmu,kamu tersenyum kepadaku.

Kenapa kamu harus seperti ini?
Bagaimana bisa aku melupakan semua kenangan manis ini denganmu?:"
Aku hanya bisa berdoa agar kamu disana tidak pernah melupakan aku.
Dan kamu bahagia disana bersama malaikat yang akan menjagamu.....

Jumat, 31 Mei 2013

untitled

Sekarang gue udah punya pacar,kehidupan gue mulai berubah saat gue udah ketemu doi. gue udah gak galau lagi mikirin mantan-mantan gue yang belom tentu juga mikirin gue. mantan gue juga udah ada pengganti gue sekarang. tapi gue udah gak perduli. mau doi ngapain kek,emang masalah buat gue.
Sekarang gue mikirin aja gimana caranya gue bisa langgeng yakan sama pacar baru gue. pacar gue yang sekarang demen banget ngambek. gue jadi pusing kalo doi udah nge'read bbm gue doang..
HELL-O bbm gue bukan koran kali yang cuma di read doang. dia kalo ngambek,lamaaa banget ganti huruf 'D' di bbm jadi 'R'. makanya daripada gue single woles lagi yakan. mending gue ngalah aja buat doi.
fakta kedua yang buat gue ngerasa goblok banget adalah ketika denger cerita temen gue. 
Namanya Vida. doi baru aja mutusin pacarnya setelah doi dengerin lagunya young lex yang 'single woles'. So,buat lo lo pada yang punya pacar,hati-hati lagu itu bisa jadiin sugesti buat lo kalo single itu lebih enak HAHA goblok kan-_-
yaudalah yaa buat readers setia gue,lanjut 3hari lagi yakk #eeaaaaaa

Senin, 13 Mei 2013

Tugas Bahasa Indonesia Rahmavida I "Hasil wawancara"


Hasil wawancara dengan pedagang es

V : selamat siang mas..
N : siang. Ada apa yaa?
V : begini loh mas. Saya Rahmavida Imaduddin kelas X6 ingin mewawancarai mas. Boleh ya mas?
N : boleh kok.
V : sebelumnya saya boleh tau ngga nama mas siapa?
N : nama saya Yanto da.
V : ohh mas yanto. Mas,bagaimana pendapat mas tentang SMAN 80?
N : SMAN 80 sudah termasuk sekolah yang bersih dan sehat.
V : terus bagaimana pendapat mas tentang kegiatan adiwiyata yang di selenggarakan dan diikuti oleh sekolah kita ini?
N : kalau menurut saya sih,sangat bagus ya dan tentunya bermanfaat,juga.
V : menurut mas yanto bagaimana partisipasi siswa/i terhadap kegiatan tersebut?
N : hmm…kalau menurut saya,kira-kira sebagian dari anak-anak disini telah menjalankannya dengan baik. Dengan cara mereka mulai teratur membuang sampah dan membedakan mana yang organik dan non organik.
V : kalau mas yanto sendiri,bagaimana menjaga kebersihan lingkungan SMAN 80 terutama di kantin tempat mas yanto berjualan?
N : kalau sehabis istirahat,saya langsung membersihkan sampah yang berserakan di sekitar meja kantin.
V : ohh jadi begitu ya mas. Lalu dalam menjaga kebersihan lingkungan,apakah mas yanto sudah membedakan mana sampah organik dan non organik?
N : iyaa saya sudah membedakannya kok.
V : untuk mengakhiri pembicaraan kita hari ini,apakah mas yanto mempunyai kritik dan saran?
N : hmm…kalau kritik saya tidak punya,tapi saran saya agar siswa/i lebih menjaga kebersihan dan lebih ikut berpartisipasi dalam kegiatan adiwiyata tersebut.
V : oke baiklah,terima kasih ya mas atas waktunya. Selamat siang.
N : sama-sama,siang.

Tugas Bahasa Indonesia "Hasil Wawancara"


Hasil wawancara dengan bapak penjual mie instant

R : selamat siang pak..
B : siang..ada apa ya?
R : saya Riri Andiani dari X6 ingin mewawancarai bapak seputar kegiatan bapak sehari-hari.
B : ohh baiklah
R : bapak bersedia kan meluangkan waktunya sebentar?
B : iya ri tidak apa-apa kok.
R : oke,kita mulai ya pak?
B : iya ri..
R : apakah bapak memiliki pekerjaan lain selain berjualan mie instant di sekolah ini pak?
B : ada sih ri. Itu pun kalau lagi ada panggilan aja. Kalo ngga mah,yaa jualan ini aja.
R : ohh gitu toh pak. Memang bapak sudah berapa lama sih berjualan disini?
B : udah hampir 5 tahun ri
R : ohh gitu. Terus penghasilan disini bagaimana pak?apakah mencukupi?
B : yaa di cukup-cukupin aja ri.
R : emangnya bapak ngga bosen gitu berjualan disini?
B : yaa kalau nurutin bosen mah anak saya mau makan apa ri?
R : iya juga sih ya pak. Pak,kan bapak disini berjualan sama ibu,nah anak bapak siapa yang jagain?
B : ada neneknya kok..
R : ohh gitu toh pak.
B : iya ri. Ada lagi yang mau di tanyakan? Soalnya saya mau bantuin istri saya dulu..
R : sudah pak,sudah cukup. Terima kasih ya pak. Maaf sudah mengganggu waktunya.
B : iya sama-sama ri.
R : okedeh,selamat siang pak..
B : siang..